INDO DM

Indonesia Digital Marketing

Update Survei 2026: Kenapa Gen Z Sangat Menyukai Program Makan Bergizi Gratis?

Berdasarkan data survei nasional terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia pada Februari 2026, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan tingkat penerimaan publik yang signifikan.​

Berikut adalah poin-poin utama dari laporan survei tersebut:

​1. Angka Kepuasan Publik Tembus 72,8%

Mayoritas masyarakat menyatakan puas terhadap pelaksanaan program MBG.

Peneliti Utama Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, merincikan data kepuasan tersebut sebagai berikut:​

Sangat Puas: 12,2%​Cukup

Puas: 60,6%​

Kurang Puas: 19,9%​

Tidak Puas Sama Sekali: 4,5%​

Secara kumulatif, tingkat kepuasan mencapai 72,8%, sementara sekitar 24,4% responden menyatakan tidak puas.

​2. Gen Z Jadi Pendukung Terbesar​Menariknya, program ini paling banyak didukung oleh generasi muda. Tingkat kepuasan di kalangan Generasi Z (Gen Z) mencapai angka 80,7%.

Hal ini menunjukkan bahwa program gizi ini dianggap sebagai investasi masa depan yang relevan bagi generasi penerus.​

3. Analisis Berdasarkan Wilayah dan Pendidikan​

Warga Jakarta: Tercatat sebagai kelompok dengan proporsi ketidakpuasan tertinggi dibandingkan wilayah lain. Di Jakarta, tingkat kepuasan hanya berada di angka 52%.​

Tingkat Pendidikan: Responden dengan latar belakang pendidikan tinggi (kuliah) memiliki tingkat kepuasan sebesar 62%. Meskipun mayoritas tetap puas, angka ini lebih rendah dibandingkan responden dengan tingkat pendidikan dasar (SD) yang cenderung lebih antusias.​

4. Implikasi Politik

​Hasil survei menunjukkan adanya korelasi kuat antara keberhasilan program MBG dengan citra Presiden. Seperempat responden yang tidak puas dengan program MBG cenderung memiliki penilaian negatif terhadap kinerja Presiden secara keseluruhan. Oleh karena itu, Badan Gizi Nasional (BGN) diingatkan untuk terus meminimalisir isu negatif, seperti risiko keracunan makanan atau masalah distribusi.​

5. Dampak Ekonomi Lokal

Selain aspek gizi, program ini mulai dirasakan dampaknya pada ekonomi rakyat. Data BPS menunjukkan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum MBG telah menyerap banyak tenaga kerja lokal, terutama perempuan dan UMKM di sekitar lokasi sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *